Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut Selidiki Penemuan Mayat Kondisi Kaki Terikat

Berita, SUMATERA UTARA1254 Dilihat

Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut Selidiki Penemuan Mayat Kondisi Kaki Terikat

MEDAN – Tim Jatanras Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut tengah melakukan penyelidikan atas penemuan mayat di perkebunan tebu, Bulu Cina, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang.

“Saya bersama personel sudah turun ke lokasi (TKP) melakukan penyelidikan, mudah-mudahan kasus penemuan mayat itu dapat segera diungkap,” terang Kasubdit III Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut, Kompol Jama Kita Purba, Jumat (14/8).

Ia mengatakan, personel Inafis Polda Sumut sudah mengidentifikasi identitas pelaku serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkapkan kasus penemuan mayat yang diduga menjadi korban perampokan dan pembunuhan tersebut.

BACA JUGA  Tempo 24 Jam,Pembunuh Sopir Taksi Online di Kebun Tebu Ditangkap

“Dari keterangan awal yang didapat korban merupakan pengemudi taksi online. Namun begitu kasusnya masih dalam penyelidikan,” katanya kepada awak media.

Sebelumnya, warga yang bermukim di kawasan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, mendadak heboh penemuan mayat di perkebunan tebu, Bulu Cina, Kamis (13/8) malam.

Penemuan mayat itu pun dilaporkan warga kepada aparat kepolisian setempat untuk dilakukan evakuasi serta dibawa ke rumah sakit. Saat ditemukan jasad korban dalam posisi terlentang mengenakan celana pendek biru kaos putih

Kemudian kedua kaki korban dalam keadaan terikat serta terdapat sejumlah luka memar di tubuh dan wajah diduga akibat tindakan penganiayaan.

BACA JUGA  Rumah di Bantaran Sungai Deli Diduga Jadi Sarang Narkoba Digerebek Polisi

Berdasarkan informasi yang didapat, menerangkan korban korban berinisial RA (25), warga Kecamatan Medan Helvetia, pengemudi taksi online.

Kuat dugaan pengemudi taksi online itu menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) atau pembegalan oleh pelaku yang menyaru sebagai penumpang. Sebab mobil korban tidak ditemukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *