Medannewstv.com – Puluhan warga yang di dominasi Emak-emak pengajian di Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal Sumut, melempari warung sekaligus rumah terduga bandar narkoba. Jumat (7/1/22)
Tanpa perlawanan warga terduga bandar narkoba tidak banyak berkomentar, bahkan salah satu warung milik terduga bandar narkoba dilempari warga.
Aksi spontan emak emak ini membuat petugas kepolisian meredam amarah warga. Sebanyak 11 orang akhirnya membuat surat pernyataan tidak akan mengedarkan narkoba lagi.
“Harapan warga dari ibu-ibu ini agar para terduga pengdar narkoba ditangkap, namun atas laporan dari ibu-ibu itu belum mendapatkan cukup bukti, maka dari itu ibu-ibu itu meminta para terduga ini membuat surat pernyataan,” ungkap kata Kapolres Madina AKBP Muhammad Reza CAS.
Pihak kepolisian disebutkan belum bisa bertindak jika belum ada cukup bukti. Meski demikian polisi berjanji akan memberi perhatian terhadap keresahan ibu-ibu pengajian tersebut.
“Kasat Narkoba dan Kapolsek MBG (Muara Batang Gadis) sudah saya atensi,” ujarnya.
Sebelumnya puluhan ibu-ibu pengajian melakukan demo dengan mendatangi beberapa rumah yang diduga bandar narkoba di Desa Tabuyung. Tindakan ini dilakukan karena mereka resah atas maraknya peredaran narkoba di desa tersebut.
Akibat ulah pengedar narkoba itu anak dan suami mereka ada yang telah menjadi korban penyalahgunaan narkoba.
11 orang terduga bandar narkoba akhirnya harus membuat surat pernyataan. Ke-11 orang itu berinisial TZ, E, LI, B, J, AM, W, D, M, Z, dan LA.
Surat pernyataan tersebut berisi kesanggupan para terduga bandar narkoba, untuk tidak menjual, memiliki, dan memegang narkoba selama berada di Desa Tabuyung. Jika dilanggar, mereka akan didenda sebesar Rp 100 juta dan diusir dari Desa Tabayung.
Sebagai jaminan dituliskan juga bahwa para terduga harus rela jika rumah dan harta bendanya akan disita masyarakat jika kelak denda ternyata tidak bisa dibayarkan.
Penandatanganan surat pernyataan ini dilakukan di Kantor Desa Tabuyung pada Senin (3/1) kemarin. Yang disaksikan aparat desa dan Kapolsek Muara Batang Gadis AKP Sostro Efendi.(bas)






