Polisi Masih Selidiki Kasus Penembakan Koordinator Jaga Malam

Medannewstv.com – Kasus penembakan koordinator jaga malam yang ditembak air softgun oleh warga di Jalan Flamboyan Raya Gang Bersama, Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Medan Selayang kemarin masih diselidiki kepolsian. Selasa (18/1/2022)

Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Chandra Yudha Pranata mengatakan kasus ini masih dalam proses lidik.

Pasca peristiwa ini korban Juang Parlindungan Naibaho (50), warga Jalan Flamboyan Raya Gang Bersama I No 6 Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, menderita luka di bagian pipi dan mengeluarkan darah segar.

Aksi koboi penembakan diduga menggunakan air softgun itu diduga dilakukan pria berinisial IHMS, penembakan dilakukan berulang-ulang di bagian pipi kiri korban.

Sebelumnya malam itu disebutkan korban sedang tidur di rumahnya dan dia terbangun karena mendapat telepon dari kepling setempat, M Ansari yang memintanya selaku koordinator jaga malam untuk datang ke pos kamling.

Juang kemudian bergegas ke Pos Kamling yang tak jauh dari rumahnya. Di lokasi, korban bertemu dengan kepling dan istri pelaku. Istri pelaku protes dan langsung marah-marah kepada korban karena portal terlambat ditutup petugas jaga pos kamling.

Juang tak ingin meladeni ocehan istri pelaku dan bergegas meninggalkan lokasi, namun saat bersamaan pelaku IHMS datang ke lokasi dan marah marah saat bertemu korban.

Kemudian pelaku mengeluarkan senjata airsofgun dari dalam tas dan langsung menembak pipi kiri korban berulang kali.

Pelaku dan istrinya lari meninggalkan lokasi, sedangkan korban yang sudah bersimbah darah lalu membuat laporan kepolisian dengan Nomor: STTLP/B/18/I/2022/SPKT/Polsek Sunggal.

Aksi koboi pelaku ini dinilai masyarakat sebagai tindakan arogan, pelaku juga dikenal pemilik salah satu kafe remang-remang yang juga meresahkan warga.(bas)