Tak Tahan Hidup Sebatangkara Kakek 84 Tahun di Medan Gantung Diri

Medannewstv. com – Diduga stress karena sakit dan hidup sebatangkara seorang pria dikenal dengan nama Liuw Cong Fa
berusia 84 tahun mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di depan pintu rumah. Jalan Pasar Hindu Bawah Kecamatan Medan Barat. Sabtu (12/2/22).

“Korban ditemukan oleh tukang nasi rantang sekitar pukul pukul 08.00 wib pagi, dia hidup sebatang kara, istrinya udah meninggal 2 tahun lalu, anaknya udah menikah di sintar, ” ujar Kepala lingkungan II M Zaid Usman

Zaid juga mengatakan tetangga korban beberapa tahun lalu ada yang bunuh diri, namun bukanlah keluarga korban.

“Bukan bunuh diri sekeluarga, dia hidup seorang diri, dulu ada juga bunuh diri tapi rumah disebelahnya, ” tambah Zaid.

Dari lokasi terlihat korban tergantung di bawah kusen pintu terikat tali tali putih tanpa menggunakan baju.

Dalam kesehariannya korban cenderung pendiam dan jarang keluar rumah. Warga menduga korban mengakhiri hidupnya karena stress dan sakit struk yang dialaminya.

Korban juga memiliki anak yang berada di Pematang Siantar, dan seorang kakak yang tinggal tak jauh dari rumahnya, namun sang kakak tidak perduli dengan informasi tewasnya korban.

“Tadi saya hubungi abangnya yang tinggal didepan, namun abangnya itu bilang dia tidak mau tau, bahkan abangnya itu bilang dia mau istirahat mau tidur, ” ujar Kepling.

Pasca peristiwa ini petugas kepolisian Polsek Medan Barat langsung memeriksa lokasi dan dipasang garis polisi.

Setelah dilakukan pemeriksaan petugas kemudian bermusyawarah dengan Kepling dan menantu korban.

Korban kemudian di bawa dengan mobil ambulace milik lembaga sosial Angkasa Pura.

Dari dugaan sementara, korban tewas bunuh diri, karena tekanan hidup dimasa pandemi. (bas)