Medannewstv.com – Musibah keracunan gas massal yang menimpa puluhan warga di Desa Sibanggor Julu Kecamatan Puncak Sorik Marapi Kabupaten Mandailing Natal tidak diakui sebagai kesalah perusahaan PT Sorik Marapi Geotermal sebagai kelalaian. Rabu (09/03/2022)
Perusahaan memberikan bantahan melalui catatan tertulis didalam press realese di Website PT. Sorik Marapi Geothermal Power tertanggal 7 Mater 2022 yang menyebutkan tidak adanya kebocoran gas pada kegiatan uji sumur panas bumi
Perusahaan menyebutkan telah mengikuti prosedur standar operasional (SOP) untuk memastikan keselamatan para pekerja dan masyarakat desa, dan tidak ada paparan gas beracun h2s seperti yang diberitakan.
Sebelumnya Bupati Madina Muhammad Jakfar Sukhairi Nasution meninjau langsung warga yang menjadi korban ke rumah sakit umum daerah panyabungan minggu malam kemarin dan menyebut musibah ini diakibatkan adanya kebocoran gas h2s.
Korban yang mendapat perawatan mencapai 58 orang dan kini sudah mulai membaik sebagian warga sudah diperbolehkan pulang. (bas)
