Medannewstv.com – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi geram saat melihat langsung harga minyak goreng curah di Pusat Pasar Medan melonjak tinggi melebihi harga yang ditentukan pemerintah. Rabu (30/322)
Dalam sidak yang dilakukan Gubernur kemarin di Pusat Pasar Medan ditemukan harga minyak goreng curah menembus angka Rp20 ribu, padahal Harga Eceran Tertinggi dari pemerintah hanya Rp14.500 Tingginya harga minyak goreng curah ini membuah Edy Rahmayadi geram.
“Padalah dekat jarak pengambilannya dari distributor ke pedagang pasar,” ujarnya
Dipusat pasar Edy menemukan harga minyak goreng curah eceran dijual mulai harga 18 hingga 20 ribu rupiah, harga ini seharusnya tidak cukup tinggi mengingat pedagang mengambil minyak dari distributor yang jaraknya tidak jauh dari pusat pasar. Pemerintah menetapkan harga eceran tertinggi sebesar Rp15.450 per kilogramnya, atau Rp14.000 per liter.
“Saya minta maaf pada pedagang dan distributor, saya akan ikut campur soal ini,” ujar Edy
Edy mengatakan dirinya terpaksa akan intervensi harga minyak goreng tersebut karena terkait inflasi yang terus naik, Pemerintah provinsi akan menempatkan petugas di distributor minyak curah yang ada di Pusat Pasar Medan agar dapat mengontrol harga.
Sehingga menurut dia pedagang tidak memainkan harga minyak goreng curah yang saat ini lagi dicari oleh masyarakat saat menjelang Ramadan.
Selain melakukan sidak harga minyak goreng, Gubernur juga juga memantau harga bahan pokok yang mulai merangkak naik seperti gula, telur, daging ayam, dan daging sapi.
Begitu juga dengan harga cabe ikut naik memasuki bulan Ramadan Pemprov sumut masih melakukan pendataan dan akan melakukan upaya penekanan harga bahan pokok agar tidak terlalu tinggi. (bas)
