Medannewstv.com – Tiga dari sembilan orang pemuda di kawasan Rusunawa Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Labuhan kota Medan Selasa malam (5/7) tega menganiaya bocah berusia 13 tahun hingga nyaris tewas.
Peristiwa ini bermula saat sekitar gerombolan pemuda diduga geng motor berkumpul disekitar komplek hingga menjelang tengah malam. Kemudian Satpam komplek mengusir gerombolan pemuda tersebut karena sudah menjelang larut malam.
Namun setelah bubar sejumlah pemuda yang tidak terima diusir kembali membawa senjata tajam, dan tiga diantranya masuk kedalam komplek membawa senjata tajam.
Anak anak yang bermaik didalam halaman rusun langsung diserang, akibatnya
seorang bocah laki-laki berusia 13 tahun nyaris tewas dengan kodisi luka tusuk di pinggang, betis hingga 2 jari putus.
Bocah malang tersebut mengalami luka tusukan senjata tajam serius dibagian inggang kiri dna kaki kanan. Kemudian dua jari kelingking dan jari manis sebelah kanan putus.
“Saya waktu itu lagi kerja shift malam, lalu ada kawan yang mengabari, aku gak tau itu geng motor apa gak, tapi mereka lebih besar dari anak kami,” keluh Ratna ibu korban.
Ratna juga mengatakan seperti biasa anak anak bermain dalam teras rumah rusunawa tidak pernah ada gangguan.
Namun sebelum kejadian para pemuda yang berkumpul itu sempat dibubarkan satpam karena sudah malam. Dan tak lama berselang kelompok pemuda itu balik lagi dan menyerang orang orang di komplek.
Pasca peristiwa ini keluarga korban membuat laporan kekantor polisi polsek Medan Labuhan, dari pengejaran polisi beberapa pelaku telah ditangkap dan masih dalam pemeriksaan (bas)












