Medannewstv.com – Gegara ingin mengambil pintu kulkas rusak mengapung disungai, seorang bocah berusia 9 tahun, Zayyan Akbar warga Dusun 2, Desa Tanjung Alam, Kabupaten Asahan, hanyut terseret arus Sungai Pantai Bunga Tanjung. Minggu (11/7/22)
Awalnya Zayyan bersama rekannya melihat benda mengapung di sungai, dan ternyata benda itu pintu kulkas rusak. Dan kemudian para bocah mencoba mengambil benda itu.
“Sebelum hanyut korban bersama teman-temannya sedang berada di tepi Sungai Pantai Bunga Tanjung, Dusun III, Desa Tanjung Alam, Kecamatan Seidadap, Asahan, ujar Kepala Pos SAR Tanjung Balai (TBA), Ady Pandawa,
Ady Pandawa, juga mengatakan Pada saat bersamaan, korban hendak mengambil pintu kulkas yang mengapung di sungai untuk digunakan sebagai mainan. Setelah korban berada di tengah sungai, korban terperosok dikarenakan pasir yang dipijak korban teryata dalam, dan korban minta tolong kepada rekannya.
“namun teman korban tidak ada yang berani, hingga korban hanyut dan terseret arus sungai,” ucapnya.
Teman-teman korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada warga sekitar, dan warga berusaha mencari korban. Akan tetapi, korban belum ditemukan. Warga juga memberi informasi kepada Kepala Desa Seidapdap dan diteruskan kepada petugas siaga Pos SAR TBA guna meminta bantuan.
“Info ini pun diteruskan ke petugas siaga Kom. KPP Medan guna diminta bantuan SAR,” pungkasnya.
Tim SAR berupaya menyelamatkan dengan mengerahkan personel Pos SAR TBA mengirim personel siaga 7 orang dan lengkapi Alut, Palsar, dan Alkom, seperti Rescue Car personel 1 unit, Rescue Truck 1 unit, LCR 1 set, Kayak 1 set dan HT 2 unit serta peralatan lengkap. (bas)






