Polisi Tangkap 5 Pelaku Penembakan Istri Anggota TNI, Suami Diduga Dalang Penembakan

NASIONAL, PERISTIWA215 Dilihat

Medannewstv.com – Lima hari pasca penembakan istri anggota TNI, Polisi langsung meringkus 5 pelaku di Semarang, Jawa Tengah. Empat diantaranya pelaku di lapangan dan satu orang penyedia senjata api. Satu diantara empat pelaku yakni Sugiono, pelaku eksekutor yang tertangkap kamera CCTV. Senin (25/7)

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menyampaikan setelah tim Unit
Resmob Sat Reskrim Polrestabes Semarang melakukan penyelidikan sejak awal kejadian pelaku
kemudian dicari dan diringkus. Sehari sesudahnya tim mendapatkan informasi keberadaan
para pelaku masih berada di Kota Semarang.

“Pukul 07.00 anggota unit Resmob dibagi beberapa tim berpencar untuk menemukan pelaku,
Pukul 16.00 WIB, tim melakukan penyelidikan terhadap para pelaku dan tim memperoleh
informasi bahwa pelaku berada di Sayung Demak,” ujarnya.

Rumah tepat persembunyian pelaku ditemukan yaitu rumah salah satu pelaku penembakan. Dari
hasil profiling pada saat itu pelaku adalah Eksekutor yang melakukan penembakan terhadap
korban.

“Setelah diintai tim kemudian menyergap pelaku,” tambahnya.

Kemudian pukul 20.00 WIB tim memperoleh informasi pelaku berada di dalam rumah dan
melakukan penggerebekan rumah, Kamis (21/7/2022).

Tim berhasil menangkap pelaku yang diduga Eksekutor.

Tim menginterogasi pelaku, dan pelaku mengakui perbuatannya penembak korban.

“Pelaku ditangkap beserta barang bukti yang ada pada pelaku,” ujarnya.

Polda Jateng disebutkan akan merilis pelaku penembakan istri TNI Pada Senin (24/7/2022)
hari ini. Pemaparan akan dihadiri langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD)
Jenderal TNI Dudung Abdurachman.

Sebelumnya, istri Anggota TNI Rina Wulandari ditembak di Jalan Cemara 3 RT 08 RW 03
Perumahan Grand Cemara, Kelurahan Padangsari Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Senin
(18/7/2022) lalu.

Suami korban penembakan dikabarkan hilang

Kopda M, anggota Arhanud-15 Kodam IV Diponegoro yang merupakan suami korban penembakan misterus di Semarang dikabarkan menghilang.

Adapun yang menjadi korban dari insiden ini adalah RW, istri Kopda M. Dia diduga otak
pelaku dalam kasus penembakan ini.

Kondisi RW sejauh ini sudah membaik sempat menjalani operasi pengangkatan proyektil
peluru di Rumah Sakit Hermina Banyumanik, Semarang.

Widiarti, ibu dari RW, mengaku kondisi anaknya kini membaik dan sudah bisa berbicara
bahkan menanyakan kondisi anaknya.

Terlihat di lokasi saat penembakan

Kapendam IV/Diponegoro, Letkol Inf Bambang Hermanto mengatakan Kopda M sempat terlihat di lokasi tempat kejadian perkara saat terjadi penembakan.

Bahkan Kopda M sempat menemani istrinya dirawat di rumah sakit meski saat ini
keberadaannya tidak diketahui dimana.

“Dia juga sempat menemani istrinya saat dirawat di rumah sakit,” katanya.

Seusai menemani di rumah sakit, Kopda M dikabarkan hilang hingga saat ini.

Saat ini yang bersangkutan dinyatakan mangkir atau Tidak Hadir Tanpa Izin (THTI) dari
kesatuannya. Pelanggaran THTI pada masa damai sudah masuk kategori tindak pidana militer.
(bas).