Dinas Pendidikan Deliserdang Diprotes Gegara Pungli dan Toilet

SUMATERA UTARA259 Dilihat

Medannewstv.com – Gegara Toilet dan dugaan pungutan liar, pelajar dan warga mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Peduli Keadilan protes meminta Dinas Pendidikan menindak tegas pihak sekolah yang masih melakukan pungutan liar (Pungli) dan berbisnis di sekolah. Rabu (27/7)

Kegiatan dugaan Pungli dilakukan dengan bermacam cara dan masih marak di sekolah sekolah, diantaranya pengutipan uang terhadap siswa sewaktu kenaikan kelas maupun kelulusan.

Modus yang digunakan cendramata dan lain lain, bisnis di sekolah sekolah ini diduga dilakukan oknum Dinas Pendidikan Kabupaten Deliserdang dengan modus pembelian buku bahasa Indonesia kelas 4 SD/ MI yang dicetak dinas pendidikan dengan anggaran diambil 15 persen dari dana BOS di tiap sekolah SD di Kabupaten Deliserdang.

Kutipan tersebut dianggap tidak tepat guna karena pembahasan atau materi didalam buku tersebut sudah ada di buku lain yang hanya ganti cover atau sampul.

Ada juga modus uang tabungan, massa menganggap tidak perlu diadakan dan terakhir kertas ujian agar di produksi oleh sekolah dikarenakan ATK sekolah sudah cukup memadai sehingga dapat menghemat anggaran.

Untuk persoalan Toilet, satu sekolah di SD Negeri Kali Tawang Desa Naga Timbul saat ini tidak mempunyai WC Kamar Mandi (Toilet). Bahkan ada yang tidak memiliki pagar.

Menjawab persoalan ini Dinas Pendidikan di wakili Kabid Pembinaan Tenaga didik Kabupaten Deliserdang Jumakir mengakui telah menampung aspirasi para pendemo dan akan menyampaikan hal ini kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Deliserdang Yudi Hilmawan.

“Soal pungli itu kami minta data, agar nantinya kami bisa melakukan pemeriksaan.” ujar Jumakir.(bas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *