Wisata Alam Hutan Pinus di Karo Jadi Primadona Wisatawan

Medannewstv.com – Wisata hutan pinus di Kabupaten Karo kini menjadi salah satu lokasi wisata favorit warga. Taman wisata rimba alam yang berada di Hutan Tahura Bukit Barisan merupakan salah satu wisata alam hutan pinus yang berjarak 5 kilometer dari Kota Berastagi, tepatnya di Desa Jaranguda. Wisata alam ini dapat menjadi tujuan untuk bersantai bersama keluarga.

Selain menikmati pemandangan alam, pengunjung juga dapat menjajal trek sepeda gunung yang sangat menantang.

Selain hutan pinus disini banyak sarana bermain anak, memanjakan pengunjung dalam menikmati alam hutan pinus yang ada di lokasi ini. Selain memiliki pemandangan alam yang indah dan lokasi hamparan pohon pinus yang luas.

Beberapa titik yang bisa dijadikan camping, utamanya mengandalkan suasana berkemah di tengah hutan pinus.

Memang objek wisata yang terletak di pintu masuk Kabupaten Karo ini berada di dalam kawasan hutan. Namun, dengan penataan yang cukup apik membuat tetap bisa dinikmati oleh semua kalangan.

BACA JUGA  Tak Ditanggung BPJS, Korban Begal Dibiayai Pemko Medan

Di lokasi camping, wisatawan bisa membangun tenda di lahan yang disediakan dengan suasana dikelilingi rimbunnya pohon pinus.

Meskipun berada di kawasan hutan, namun lokasi camping di sana sangat mudah diakses karena pengelola sudah menyediakan fasilitas jalan paving blok.

Sehingga, bagi wisatawan yang belum terbiasa melakukan aktivitas di alam bebas tetap bisa menikmati suasana camping yang asri.

Pengelola objek wisata air terjun Sikulikap Yudi mengatakan dilokasi camping mereka menyediakan beberapa titik yang bisa digunakan wisatawan untuk membangun tenda. Namun, yang menjadi unggulan di sana ialah yang memiliki spot di tengah pohon pinus.

“Ada beberapa lokasi bisa untuk camping, tapi yang di tengah pinus itulah tempat yang paling kita rekomendasikan,” Ujar Yudi

BACA JUGA  Beraksi di 20 TKP, Dua Pelaku Curanmor Ditangkap

Untuk biaya masuk dan camping di sini, terbilang cukup terjangkau. Bagi wisatawan yang berjalan kaki dari pintu masuk, hanya dikutip biaya masuk sebesar Rp 5.000.

Kemudian bagi yang menggunakan sepeda motor sebesar 20 ribu rupiah sudah termasuk parkir. Namun, bagi wisatawan yang ingin berkemah dan membawa sepeda motor ada administrasi tambahan.

“Untuk yang camping, ada tambahan biaya parkir karena menginap. Selain itu, lokasi parkirnya juga ada di area dalam, sehingga mudah dipantau. Pas pulang, juga kita periksa kelengkapan surat kendaraannya, supaya pengunjung lebih aman,” Ucapnya.

Bagi pengunjung yang ingin berkemah, disarankan untuk membawa perlengkapan sendiri minimal tenda. Pengelola belum menyediakan penyewaan alat camping, namun kelengkapan makan dan minum bisa langsung dipesan di cafe dilokasi tersebut. (bas )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *