Camat Medan Perjuangan Mediasi Pertengkaran Kasi Trantib dan Warga

Medannewstv.com – Pasca perseteruan antara warga dan Kepala Seksi Trantib Pemko Medan di Jalan Prof. H.M. Yamin, Kelurahan Sei Kera Hilir II, dengan Kasi Trantib Kecamatan Medan Perjuangan, Saud Samosir, dan sempat viral akhirnya minta maaf dan berdamai. Selasa (10/01/23)

Perdamaian dilakukan didepan Camat Medan Perjuangan Zul Ahyudi Solin, Lurah Sei Kera Hilir II, Babinsa, Babinkamtibmas, dan Kepala Lingkungan XI, Saud dan Diana saling meminta maaf dan mengakhiri konflik antara mereka.

Ketegangan antara Diana dan Saud ini terjadi pada Sabtu (7/1/2023) pagi, saat itu Saud bersama pihak Kelurahan Sei Kera Hilir II melaksanakan tugas pembersihan batu-batu puing bangunan yang dibuang Diana di bahu Jalan Prof. H.M. Yamin, S.H.

Pihak Kelurahan awalnya meminta kepada Diana, baik secara lisan maupun tulisan, untuk mengangkat atau membersihkan batu puing bangunan di bahu jalan depan rumahnya tersebut.

sepekan setelah pemberitahuan tersebut, pihak puing-puing batu bangunan itu masih tampak di bahu jalan.

Diana beralasan batu puing bangunan itu akan dirapikan dan disemen setelah benar-benar padat, namun pihak Kelurahan tetap menjalankan pembersihan.

Selain puing-puing itu telah lama berada di bahu jalan, tindakan ini dilakukan pihak Kelurahan untuk menegakkan Perda Nomor 9 Tahun 2009 tentang Larangan Mendirikan Bangunan Liar di Atas Saluran Drainase, Bahu Jalan, Trotoar, Tanggul Sungai dan Garis Sempadan Sungai serta Menutup Drainase Secara Terus-Menerus.

Diana sempat tidak terima dan merekam pembersihan bahu jalan yang dilakukan pihak Kelurahan dan terjadi ketegangan antara keduanya saat pembersihan tersebut.

Diana pun mengunggah rekaman tersebut ke media sosial dan menjadi perhatian warganet.
Pihak Kecamatan Medan Perjuangan dipimpin Camat Zul Ahyudi Solin kemudian melakukan mediasi.

Mediasi yang dilakukan dalam suasana kekeluargaan itu membuahkan hasil. Kedua belah pihak saling memaafkan. Zul Ahyudi Solin juga meminta maaf atas terjadinya peristiwa ini.

“Bagaimanapun Ibu Diana merupakan warga kami,” ujarnya ( )