Bawa 450 Pod Vape Mengandung Etomidate dari Malaysia, Pria di Medan Ditangkap

Bawa 450 Pod Vape Mengandung Etomidate dari Malaysia, Pria di Medan Ditangkap

Medan – Satresnarkoba Polrestabes Medan menangkap seorang pria berinisial RS yang diduga menjadi kurir sindikat peredaran narkoba jaringan Indonesia-Malaysia.

RS ditangkap saat membawa 450 bungkus pod vape yang mengandung etomidate.
Penangkapan RS berlangsung di ruas jalan inti Kota Medan, Sumatera Utara.

Saat mengetahui hendak ditangkap, RS sempat berusaha melarikan diri dengan memacu mobil merah yang dikendarainya.

Petugas kemudian melakukan pengejaran hingga sekitar lima kilometer. RS akhirnya berhasil diamankan.

Dari hasil penggeledahan mobil, polisi menemukan 450 bungkus pod vape yang mengandung etomidate. Polisi juga menyita sejumlah uang Malaysia dan satu unit ponsel milik RS.

BACA JUGA  Mahasiswa Lompat Dari Lantai 20 Kampus Unpri

Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan AKBP Rafli Yusuf Nugraha mengatakan pod vape tersebut diduga berasal dari Malaysia.

“Tim berhasil mengamankan sebanyak 450 bungkus pod yang mengandung etomidate. Ini masih kami dalami,” kata Rafli.

Menurut Rafli, RS yang merupakan warga Aceh itu mengaku telah menjalankan bisnis tersebut selama sekitar satu bulan. RS diketahui bekerja di Malaysia dan diduga tergiur imbalan jutaan rupiah untuk membawa pod vape tersebut ke Medan.

“RS sudah kurun waktu satu bulan lebih bolak-balik Indonesia-Malaysia. Pengakuannya bekerja di Malaysia, namun tetap tim dalami,” ujarnya.

BACA JUGA  Mahasiswa Lompat Dari Lantai 20 Kampus Unpri

Dalam pemeriksaan, RS juga mengaku berkoordinasi dengan dua orang berinisial F dan A. RS diduga berperan sebagai kurir yang membawa dan mengedarkan pod vape tersebut di Kota Medan.

Polisi juga menemukan ponsel RS dalam kondisi rusak. Diduga ponsel tersebut sengaja dirusak untuk menghilangkan jejak komunikasi dan memutus penyelidikan polisi terhadap jaringan di atasnya.

Saat ini, polisi masih melakukan pengembangan kasus. Petugas memburu tersangka lain yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut, termasuk pihak yang memasok pod vape dari Malaysia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *