Otak Pelaku Penembakan Wadan Koti PP Deli Serdang Masih Diselidiki

Otak Pelaku Penembakan Wadan Koti PP Deli Serdang Masih Diselidiki

MEDAN – Polda Sumatera Utara (Sumut), hingga saat ini belum mengidentifikasi sosok pelaku penembakan Wakil Komandan Komandan Inti (Wadan Koti), Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Deli Serdang Doni Pacek.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, Selasa (20/10/2026) mengatakan, pihaknya masih menyelidiki pelaku penembakan tersebut.

“Untuk identitas dari pelaku belum diketahui ya. Masih dalam penyelidikan,” kata Kombes Pol Ferry Walintukan, Selasa (20/10/2026).

Dalam kesempatan itu, Ferry juga memberikan klarifikasi, terduga pelaku penembakan tersebut bukan dari Organisasi Masyarakat (Ormas), yang sama. Dia menyebut karena informasi belum akurat pihaknya belum bisa memberikan informasi lebih lanjut terkait hal tersebut.

BACA JUGA  Kuasa Hukum BPT : Pengembalian Uang Tak Hapus Pidana Pencurian

“Perlu kami sampaikan kembali, pelaku bukan dari organisasi masyarakat yang sama. Untuk status keorganisasian pelaku masih belum diketahui, lantaran masih dalam penyelidikan,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, tim Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut berhasil mengamankan 3 orang warga sipil pasca penembakan Wakil Komandan Komandan Inti (Wadan Koti), Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Deli Serdang Doni Pacek di Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, pada Minggu (18/10/2026) malam kemarin.

Polisi mengatakan, ke-tiga orang yang diamankan tersebut masih berstatus sebagai saksi dalam kasus ini. Sementara otak pelaku penembak masih dalam proses pengejaran polisi.

BACA JUGA  Polisi Gerebek Sarang Narkoba di Jermal 12 Medan, 3 Orang Diamankan

“Ada 3 orang warga sipil diamankan sebagai saksi. Untuk otak pelaku penembak masih dalam proses pengejaran,” terang Kombes Ferry Walintukan.

Dijelaskan Ferry, dari hasil pemeriksaan pihaknya ketiga saksi tersebut mengatakan setelah kejadian penembakan, otak pelakunya langsung melarikan diri.

“Dari pengakuan ketiga orang tersebut, setelah kejadian pelaku penembakan langsung melarikan diri,” ujarnya mengakhiri.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *