Medannewstv.com – Pelaku perambah hutam masih berkeliaran, meski Personel Dinas Kehutanan telah mengamankan 2 unit alat berat yang digunakan meratakan hutan konservasi di kawasan Desa Kuta Rakyat, Kecamatan Naman Teran, Karo.
Menurut Kepala Dinas Dinas Kehutanan Sumatra Utara penertiban itu sebagai upaya melindungi hutan di Sumut dari upaya perambahan atau pengurasakan oleh oknum yang ingin mencari keuntungan dari kegiatan ilegal.
“Dua alat berat dari hutan konservasi perbatasan Kabupaten Karo-Langkat telah di tertibkan, karena telah berupaya merambah hutan konservasi” ujarnya.
Dinas Kehutanan mengaku kesulitan dalam pengawasan seluruh hutan yang ada di Sumut, dengan keterbatasan petugas atau polisi hutan (polhut).
Namun menurutnya mereka tetap bersemangat apalagi dengan adanya dukungan kuat dari Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi. Menurutnya Gubernur tidak ingin ada satu pohon pun ditebang.
Perambahan hutan konservasi yang terjadi Jumat Kemarin diduga untuk menjadikan hamparan lahan membuat tapak permukiman. Bahkan perambahan yang dilakukan bekerja sama dengan masyarakat setempat.
“Tersangkanya belum berhasil ditangkap, tapi kami sudah berhasil mengamankan dua alat beratnya, yakni beco dan excavator,” ujarnya (bas)






