Medannewstv.com – Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa tegas akan menindak prajuritnya yang bertindak diluar batas saat kejadian di stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Selasa (4/10/22)
Andika mengaku sudah melihat perilaku prajuritnya dari video yang beredar ketika supporter Arema FC turun ke lapangan.
“Kita sudah sejak kemarin sore melakukan investigasi sekaligus kita lanjutkan dengan proses hukum karena yang viral itu sangat jelas tindakan diluar kewenangan. Jadi kalau KUHP pasal 126 sudah kena. Belum lagi KUHP nya,” kata Andika di kantor Kemenko Polhukam.
Andika tidak segan mempidanakan prajuritnya yang menyerang massa supporter. Dia berujar, tindakan prajuritnya sangat berlebihan.
“Jadi kita tidak akan mengarah pada disiplin tetapi pidana. Karena itu sudah sangat berlebihan,” ujarnya.
Andika juga memaparkan video viral kemarin bukan dalam mempertahankkan diri, video itu menurut dia tindak pidana.
“Apabila ada video vidoe lain, yang beredar kan ada beberapa, dua atau tiga versi. Kalau ada video lain yang juga memperlihatkan secara clear, kita akan bisa menindaklanjuti sebanyak mungkin karena memang gak boleh terjadi lagi. Dan bukan tugas mereka untuk melakukan yang terlihat di video,” tegasnya.(bas)
