Asosiasi Tekstil Sebut Ekspor Produk Turun 30 Persen

NASIONAL, PUBLIK418 Dilihat

Medannewstv.com – Ancaman resesi global yang disebut-sebut terjadi pada tahun 2023 telah terasa bagi pelaku usaha tekstil. Ekspor produk tekstil kini terhambat hingga terjadi penurunan. Senin (31/10/22)

Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Jemmy Kartiwa Sastraatmadja menyebut ancaman tersebut telah terasa bagi pelaku usaha tekstil. Ia menyebutkan ekspor produk tekstil kini terhambat hingga terjadi penurunan.

“Sekarang yang sudah dirasakan turun sebesar 30 persen,” ucapnya.

Diperkirakan penurunan ekspor komoditas tekstil akan terjadi lebih parah pada tahun depan. Kawasan tujuan ekspor yang mengalami pelemahan daya beli paling besar adalah Eropa an Amerika

Ini juga pasti berimbas ke Indonesia karena negara-negara penghasil produk tekstil terbesar lainnya seperti Cina, Bangladesh, Vietnam, dan India juga terpukul.

Daya beli disebutkan melemah memicu kenaikan impor produk tekstil ke Indonesia dari negara-negara tersebut, dan terjadi daya saing ketat.

Ini akan sangat mengganggu industri tekstil secara nasional. Dimana permintaan Export menurun tetapi di sisi lainnya pasar dalam negeri dibanjiri produk impor.( )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *