BMKG Ingatkan Bencana Hidrometeorologi Sebagai Dampak Hujan Berkepanjangan

Medannewstv.com – Cuaca buruk dengan kondisi hujan berkepanjangan yang melanda senjumlah wilayah di Indonesia disebabkan oleh peningkatan aktifitas atmosfir sehingga menyebabkan banjir, selain itu kondisi saat ini juga berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi lainnya, seperti banjir dan dan rob di wilayah pesisir. Rabu (14/12/22)

Kepala Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maming Saepudin mengatakan, hujan lebat belakangan disebabkan oleh peningkatan aktivitas atmosfir dengan istilah low pressure yang berdampak pada terbentuknya pola pertemuan dan perlambatan angin, aktifitas gelombang atmosfer seperti Madden-Julian Oscillation (MJO).

BACA JUGA  Razia THM di Deli Serdang, Empat Orang Diamankan

Selain itu, secara umum dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan terutama di wilayah Indonesia bagian barat dan tengah.

“Kondisi tersebut yang saat ini menjadi pemicu meningkatnya potensi hujan dan cuaca ekstrem di beberapa wilayah Indonesia,” ujarnya.

Potensi hujan lebat ini perlu diwaspadai di sebagian besar wilayan Indonesia, terutama untuk wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. Selain banjir, Maming juga mengingatkan adanya bencana hidrometeorologi lainnya, seperti banjir dan dan rob di wilayah pesisir.

Gelombang tinggi dengan kisaran lebih dari 2,5 meter juga perlu diwaspadai di wilayah perairan Utara Sabang, perairan Barat Sumatera, Samudera Hindia Barat Sumatera, serta Selat Sunda bagian barat dan selatan.

BACA JUGA  Curi Kabel Tembaga, Pria Berseragam OKP Diamankan Brimob

Kemudian perairan selatan Jawa hingga Bali, perairan selatan Lombok hingga Sumba, Samudera Hindia selatan Jawa hingga Nusa Tenggara, dan Laut Natuna. Untuk itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu. ( )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *