Medannewstv. com – Penjemputan puluhan warga yang ada di tahanan dalam rumah Bupati Langkat di Desa Raja Tengah, Kecamatan Kuala, Langkat mendapat perlawann dari warga, belasan personel Polda Sumut Mundur dan gagal membawa korban tahanan. Senin (24/1/22)
Awalnya petugas sudah menemukan dua bilik mirip ruang tahan yang dipenuhi 27 orang pria.
Nmun saat akan dibawa, warga disekitar kediaman Bupati yang telah ditangkap KPK ini melakukan perlawanan.
Polisi dihadang ewaktu akan membawa seluruh orang yang dikerangkeng tersebut.
Kalah jumlah, polisipun akhirnya tidak berani membawa warga dalam tahanan yang berada dibelakang rumah orang nomor satu di Langkat itu.
Dilansir nusantaratopnews, suasana di tempat yang dijadikan untuk merehabilitasi pecandu narkoba semakin tidak kondusif, saat ratusan ibu – ibu dan pria mengusir polisi dari sana.
“Kalian (polisi) semua. Kami tidak akan bubar dari sini kalau kalian tidak pulang,” teriak warga.
Sementara ditempat terpisah Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak menyebutkan kerangkeng itu merupakan tempat rehabilitasi narkoba bagi para pekerja perkebunan.
Dan dalam prakteknya bekerjasama dengan Puskesmas setempat, Sebenarnya kegiatan itu disebutkan cukup bagus hanya saja harus ada izin sehingga lebih baik lagi. (bas)











