Gunung Api Sinabung Turun Level Jadi Siaga

SUMATERA UTARA520 Dilihat

Medannewstv.com – Setelah lama dalam status level bahaya (awas) kini status Gunung Sinabung di Kabupaten Karo Sumatera utara ke level III (Siaga). Kamis (19/5/22)

Gunung api yang memiliki ketinggian 2.460 meter di atas permukaan laut itu terakhir kali erupsi pada 28 Juli 2021.

“Dari hasil analisis data visual dan instrumental serta potensi ancaman bahayanya, dinilai tingkat aktivitas Sinabung menurun dan dapat diturunkan ke Level Siaga mulai 17 Mei 2022 pukul 21 WIB,” ujar Kepala Pos Pemantau Gunung Sinabung, Badan Geologi dan PVMBG ArmenPutra.

Gunung Sinabung periode 1 Januari – 17 Mei 2022 didominasi oleh asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis hingga tebal tinggi sekitar 50-500 meter dari puncak.

Namun Guguran masih terjadi namun secara visual jarak dan arah luncuran tidak teramati, sedangkan jumlah kegempaan vulkanik dalam maupun vulkanik dangkal dalam kurun waktu 4 bulan terakhir secara umum mengalami penurunan.

Dari data PVMBG dalam kurun waktu empat bulan terakhir, kegempaan cenderung fluktuatif dengan tren menurun visual pada periode 1 Januari – 17 Mei 2022 hembusan gas vulkanik masih sering terjadi dan teramati. Sedangkan guguran sesekali masih terjadi, namun jarak dan arah luncuran tidak teramati.

Suplai dan migrasi magma dari kedalaman menuju permukaan terindikasi oleh gempa vulkanik dalam jumlah yang berfluktuatif dan relatif rendah. Aktivitas vulkanik belum menunjukkan adanya perubahan yang signifikan.

“Jika berdasarkan data pengamatan multi-parameter terkini dapat disimpulkan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Sinabung saat ini menunjukkan kecenderungan stabil namun potensi letusan masih ada, “jelasnya

Masyarakat dan wisatawan tetap diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di desa – desa yang sudah direlokasi, di dalam radius 3 km dari puncak Gunung Sinabung, serta radius 4,5 km untuk sektor selatan-timur Gunung Sinabung.(bas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *