Medannewstv. com – Pemerintah Kota Medan akan memberikan dampingan berupa pelatihan kepada pengungsi Afganistan yang kerab protes meminta pengiriman ke negara ke tiga. Jumat (27/1/22)
Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman mengatakan, para pengungsi akan di fasilitasi untuk mendapatkan pelatihan.
Sehingga kedepannya dapat diterima di negara ketiga seperti keinginan mereka.
Selain itu, untuk mewujudkan persoalan ini Pemerintah Kota Medan juga meminta International Organization for Migration (IOM) untuk memberikan informasi terkait destinasi negara ketiga yang dituju para pengungsi.
“Pemko akan memberikan pelatihan bagi para pengungsi sesuai dengan kebutuhan keahlian yang dibutuhkan,” ujar Aulia.
Aulia juga menambahkan Pemko Medan juga akan memberikan vaksinasi dosis ketiga bagi para pengungsi.
Sementara itu Pimpinan IOM Indonesia Louis Hoffman didampingi Program Manager IOM Joshua Hart dan Kepala Kantor IOM Medan Sarah Ahmed Farrah mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan dukungan Pemko Medan seperti penanganan isolasi dan vaksinasi dosis satu dan dua.
Dalam kesempatan ini Louis menyampaikan IOM Indonesia memiliki partner untuk mengatasi dan berkomunikasi dengan para pengungsi yakni United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR).
“Mereka belum menemukan negara ketiga yang sesuai diharapkan”,ujarnya
Solusinya saat ini, IOM akan dapat akan mencoba mengurangi rasa stress para pengungsi, dengan melakukan konseling, memberikan informasi dan perhatian untuk mengurangi rasa cemas sehingga mereka tidak protes lagi. (bas)











