Keluarga Bupati Langkat Menilai Temuan Kekerasan Terlalu Dini

Medsnnewstv. com – Pihak keluarga Bupati Langkat menilai Komnas HAM dan LPSK terlalu cepat memyatakan ada tindak kekerasan yang terjadi terhadap penghuni sel tahanan yang disebut sebagai panti rehabilitasi. Senin (31/2/22).

Menurut keluarga Bupati Langkat Mangapul Silalahi temuan tersebut terlalu prematur untuk disampaikan.

Sebagai Juru bicara keluarga Bupati Langkat non aktif Terbit Rencana Parangin angin Mangapul mengatakan dalam proses investigasi seharusnya dilakukan klarifikasi, justifikasi dan informasi yang lengkap.

Sehingga sangat disayangkan penyampaian informasi yang bersifat sementara tersebut.

Sebelumnya Polda Sumut, Komnas HAM dan LPSK telah melansir hasil pemeriksaan awal dan mengidentifikasi adanya penganiayaan hingga adanyabkorban tewas dengan dugaan lebih dari satu orang.

Kepolisian telah jug telah memeriksa beberapa saksi untuk mendalami kasus ini.

Selain itu dari temuan polisi tercatat ad 600 orang lebih sempat berada dalam ruang mirip tahanan di Desa Raja Tengah, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara (Sumut) tersebut. (bas)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *