Medannewstv.com – Untuk menjaga situasi Keamanan dan ketertiban dalam rangka menyambut bulan Ramadhan, kepolisian daerah Sumatera Utara menggelar Operasi kewilayahan dengan sandi Pekat Toba 2021. Kamis (17/3/2022)
Operasi ini akan berlangsung hingga 21 hari kedepan dengan Operasi kewilayahan Kamtibmas kondusif menjelang bulan suci Ramadan.
“Operasi ini hingga 5 April 2022 mendatang atau selama 21 hari Polda Sumut dan jajaran akan menggelar Operasi Pekat dalam rangka menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi
Nantinya sasaran selama Operasi Pekat Toba 2022 meliputi premanisme, perjudian, prostitusi, pornografi, minuman keras, curat dan curas, dengan melibatkan 1.777 personel gabungan TNI, Satpol PP dan stakeholder lainnya dengan sasaran meliputi orang dan tempat.
“Sasarannya meliputi premanisme, perjudian, pornografi, minuman keras dan prostitusi dengan pelibatan personil gabungan TNI, Polri, Satpol PP dan stakeholder terkait,” tegasnya.
Kepolisian nantinya mengedepankan fungsi Reserse dengan tindakan refresif penegakan Hukum, selain itu fungsi terkaitpun juga terlibat seperti intelijen sebagai deteksi dini, Binmas untuk melakukan penyuluhan, imbauan dan sosialisasi lainnya agar terhindar dalam berbagai aktifitas yang melanggar hukum serta meresahkan masyarakat.
Empat wilayah prioritas operasi yang meliputi Medan, Deliserdang, Belawan dan Labuhanbatu sedangkan Polres lainnya adalah sebagai daerah operasi imbangan.(bas)






